4 Fenomena Unik Yang Terjadi Saat Gerhana Datang

0


Jurnalaktual.com - Gerhana memanglah sebuah fenomena. Namun bagi sebagian orang, saat terjadinya gerhana merupakan sebuah tanda-tanda yang harus diwaspadai. Lantas? Tanda-tanda apa sajakah itu? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

1.      Christoper Colombus Yang Membohongi Masyarakat Jamaika

Salah satu fenomena yang terjadi pada saat gerhana datang adalah peristiwa saat Colombus membohongi masyarakat Jamaika pada tahun 1504. Pada saat itu, Colombus tengah terdampar di Jamaika bersama awak-awak kapalnya. Sayangnya, Colombus justru bersikap begitu sombong dan kasar di saat ia tengah mengalami kesusahan seperti itu. Jelas, sikap tersebut membuat masyarakat Jamaika malas membantunya. Pun halnya saat ia dan awak kapalnya tengah kehabisan bahan makanan. Namun, Colombus tak diam begitu saja, Ia segera menggunakan akal cerdiknya untuk menghentikan kondisi tersebut. Ia menggunakan fenomena gerhana bulan untuk menarik perhatian  masyarakat Jamaika. Saat itu, Colombus mengatakan pada tetua adat bahwa apabila ia dan masyarakat Jamaika tidak mau membantunya untuk mengatasi kondisi kehabisan makanan, maka ia akan menghilangkan bulan, Sang tetua adat pun memutuskan untuk tidak membantu Colombus. Tiba-tiba saat gerhana bulan mulai terjadi bulan pun hilang sedikit demi sedikit. Dan fenomena tersebut membuat seluruh masyarakat Jamaika panik. Sebab mereka merasa ramalan Colombus tersebut ternyata benar. Mereka pun akhirnya bersedia membantu Colombus.

2.      Melahirkan Bayi  Yang Cacat

Sudah sejak lama manusia hidup berdampingan dengan mitos dan legenda. Tak pelak jika mitos tersebut terjadi, mereka pun semakin yakin akan kebenaran dan keakuratannya. Sama halnya dengan mitos berikut yang katanya dapat terjadi saat gerhana datang. Menurut suku Indian, wanita hamil dilarang keluar rumah saat gerhana tengah berlangsung. Sebab mereka percaya bahwa hal tersebut akan membuat bayi akan terlahir dengan kondisi yang cacat. Bahkan larangan tersebut juga dicantumkan dalam surat kabar di Meksiko dan beberapa negara lainnya di kawasan Amerika Latin.

3.      Tidak Boleh Berhubungan Seksual

Fenomena unik lainnya yang kerap dipercaya saat gerhana datang adalah kepercayaan yang tidak memperbolehkan suami-istri melakukan hubungan seksual. Kepercayaan tersebut berasal dari Eropa di masa Abad pertengahan. Mereka percaya bahwa melakukan hubungan seksual pada saat gerhana terjadi akan membuat sang istri (apabila terjadi kehamilan) melahirkan bayi yang berasal dari titisan iblis. Atau setidaknya, sang bayi yang lahir tersebut akan membawa beragam kesulitan dalam kehidupan pasangan suami-istri tersebut ke depannya. Kepercayaan tersebut berhasil bertahan hingga beberapa tahun ke depannya. Namun, pasca era modern datang, kepercayaan tersebut tiba-tiba dilunturkan dengan sebuah kepercayaan baru yang menyatakan bahwa wanita hamil tidak boleh memegang perutnya selama gerhana bulan berlangsung. Sebab, hal tersebut akan membuat si jabang bayi lahir dengan sebuah tanda khusus di tubuhnya. Besar kecilnya ukuran tanda lahir tergantung dari seberapa besar usapan tangan sang ibu selama gerhana bulan berlangsung.

4.      Dapat Mengganggu Kefokusan Binatang

Ternyata, fenomena unik yang terjadi saat gerhana datang tak hanya dirasakan oleh manusia saja. Burung dan serangga merupakan makhluk hidup lain yang kabarnya akan mengalami sebuah kebingungan sesaat pada waktu gerhana matahari datang, terutama bagi mereka yang hidup pada malam hari dan tidur di siang hari. Sebab saat gerhana matahari datang dan menenggelamkan matahari, maka kelelawar dan burung hantu akan keluar untuk mulai mencari makanan. Sebab mereka piker saat itu malam telah tiba. Namun saat matahari muncul kembali saat gerhana selesai dan membuat suasan kembali terang, maka mereka dengan sangat panic akan kembali ke tempat persembunyiannya masing-masing.

Editor: Muhammad Hasrul

JurnalAktual.com adalah portal media independent, dan wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi di dunia maya.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *