Mengenal lebih dalam demam berdarah Demam

0
d    Jurnalaktual.com - Mengenal lebih dalam demam berdarah Demam denggue (denggue fever) DD merupakan penyakit yang sering menjangkit pada anak, remaja, dan orang dewasa. DBD (demam berdarah demgue) adalah penyakit yang ditandai dengan demam tinggi mendadak tanpa sebab yang jelas, berlangsung terus menerus selama 2 – 7 hari dengan tanda gejala klinis berupa nyeri otot, nyeri sendi yang disertai dengan peningkatan leukosit darah, sakit kepala yang hebat, nyeri pada pergerakan bola mata, gangguan rasa mengecap, trombositopenia ringan dan petekie spontan.
Mengenal lebih dalam demam berdarah Demam
Mengenal lebih dalam demam berdarah Demam


      Patofisiologi
      Virus dengue ini dibawah oleh nyamuk aedes aegyptie dan aedes albopictus sebagai pembawa ketubuh manusia melalui gigitan nyamuk tersebut, DBD dapat terjadi bila seseorang yang telah terinfeksi dengue pertama kali mendapatkan infeksi berulang virus dengue lainnya, virus akan memperbanyak diri dan menyebar keseluruh jaringan tubuh terutama kesistem retikuloendoteliar menuju kulit secara brongkogen dan hematogen sehingga tubuh akan membentuk sistem kompleks pertahnan antigen virus antybody dan menyebarkan zat tersebut keseluruh tubuh melalui sirkulasi darah sehingga mengakibatkan terlepasnya anapilaktosin darah yang berfungsi untuk permobilitas dinding pembuluh darah merangsang pengeluaran sehingga trombosit yang berfungsi untuk proses pembekuan darah akan pecah maka akan terjadi proses keagolasi pembuluh darah, pada tahab selanjutnya trombosit akan pecah dan muncul di permukaan kulit saat setelah proses rampelit yang disebut dengan PTQ (peteqie).

 Manifestasi klinis
1.      Masa inkubasi biasanya berkisar antara 4 – 7 hari
2.      Demam tinggi yang mendadak terus menerus berlangsung 2 – 7 hari, panas dapat turun padahari ke-3 yang kemudian naik lagi, dan pada hari ke-6 atau ke-7 panas mendadak turun
3.      Tanda-tanda perdarahan
a.    Perdarahan ini terjadi di semua organ, bentuk perdarahan dapat hanya berupa uji tourniquet (rumple leede) positif atau dalam bentuk satu atau lebih manifestasi perdarahan sebagai berikut : petekie, purpura, ekimosis, perdarahan konjungtiva, epistaksis, perdarahan gusi, hematemesis, melena, dan hematuri.
b.     Untuk membedahkannya maka regangkan kulit, jika hilang maka bukan petekie, uji torniket positif sebagai tanda perdarahan ringan, dapat dinilai sebagai presumptif test (dugaan keras) oleh karena itu bila uji torniket positif dapat juga dijumpai pada penyakit campak, infeksi bakter (typus abdominalis) dan lain-lain, uji torniket positif jika terdapat 10 petekie atau lebih pada seluas 1 inci persegi (2,5 X 2.5 cm dilengan bawah baagian depan volar dekat lipat siku fossa cubiti).
4.      Pembesaran hati (hepatomegali)
a.       Pembesaran hati biasanya dapat ditemukan pada permulaan penyakit
b.      Pembesaran hati tidak sejajar dengan beratnya penyakit
c.       Nyeri tekan sering ditemukan tanpa disertai ikterus
5.      Renjatan (syok)
a.       Kulit teraba dingin dan lembab terutama pada ujung hidung, jari tangan dan kaki
b.      Penderita menjadi
c.       Sianosis disekitar mulut
d.      Nadi cepat, lemah, kecil sampai tak teraba, tekanan nadi menurun, sistolik menurun sampai 80 mmHg atau kurang.

Diagnosis 
       Tersangka demam berdarah dengue dinyatakan apabila demam tinggi mendadak tanpa sebab yang jelas, berlangsung terus-menerus selama 2 – 7 hari disertai menifestasi perdarahan (sekurang-kurangnya uji tourniquet positif), trombositopenia dan hemokosentrasi (diagnosis klinis) atau hasil pemerriksaan serollogis pada tersangka DBD menunjukan hasil (+) pada pemeriksaan HI test atau terjadi peninggian (positif) IgM dan IgM pada pemeriksaan dengue rapid test (diagnosis laboratoris).

Kriteria klinis DBD adalah :
1.             Suhu badan yang tiba-tiba
2.             Demam yang berlangsung hanya beberapa hari
3.            Kurva demam yang menyerupai pelana kuda
4.            Nyeri tekan terutama diotot dan persendian
5.            Adanya ruangan pada kulit
6.            Leokopenia
         
          Derajat beratnya DBD secara klinis dibagi sebagai berikut :
1.      Derajat I (ringan), terdapat demam mendadak selama 2 – 7 hari dengan manivestasi perdarahan ringan yaitu dengan uji torniket positif.
2.      Derajat II (sedang) ditemukan puula perdarahan kulit dan perddarahan lainnya
3.      Derajat III ditemukan tanda-tanda dingin renjatan
4.      Derajat IV (berat) terdapat gejala dengan nadi dan tekanan darah yang tidak terukur

 Pemeriksaan Penunjang
1.      Pemeriksaan darah ditemukan leukopenia pada hari ke-2 atau ke-3, trombositopeniadan hemokosentrasi.
2.      Pada pemeriksaan air seni ditemukan albuminuria ringan
3.      Pada pemeriksaan sumsung tulang belakang ditemukan kelainan berupa hiperseluler.

Penatalaksanaan

 Penatalaksanaan untuk pengobatan pada DBD antara lain
1.      Tirah baring
2.      Makanan lunak dan diberiminuman 1,5 – 2 liter air adalam 24 jam
3.      Pengobatan dengan antibiotik
4.      Pengobatan secara simptomatis dapat diberi anatara lain :
Kompres
Pemberian anti demam (antipiretik) paracetamols

Penulis: Evitasari
Editor :Ashar

JurnalAktual.com adalah portal media independent, dan wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi di dunia maya.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *