Kunjungan Jokowi ke Amerika Timbulkan Luka antara Menlu dan Luhut?
0
Jurnalaktual.com Kedatangan Presiden Jokowi ke Amerika Serikat untuk urusan
perdagangan, pertahanan, dan hubungan bilateral ternyata meninggalkan isu tak
sedap.
Mencuat kabar kalau
ternyata Pemerintah Indonesia meminta konsultan Singapura untuk melobi agar
mendapat akses ke Washington.
Konsultan Singapura yang melobi untuk akses Jokowi ke Washinton DC, Pereira
International PTE LTD, dikenal mempunyai hubungan dengan Kepala Staf Presiden
Luhut Binsar Pandjaitan.
Pereira, jurnalis the
Straits Times, pernah
mewawancara Luhut saat masih menjabat sebagai duta besar pada 1999-2000 Seperti
dilansir dilansir New Mandala,
Jumat (6/11), buruknya diplomasi Indonesia ke Amerika ini juga terlihat dari
terbangnya Kepala Staf Presiden Luhut Binsar Pandjaitan ke Amerika pada Maret
lalu untuk mempersiapkan perjalanan Presiden Jokowi ke Amerika.
Meskipun menimbulkan
murka Kementerian Luar Negeri, Luhut tetap terbang ke Amerika untuk mengamankan
perjalanan dan kepentingan Jokowi di Amerika.
Padahal, menurut
aturan, urusan hubungan internasional antara Indonesia dan Amerika merupakan
kewenangan Kementerian Luar Negeri.
Bahkan, seorang
politikus yang dikenal dekat dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memprotes
keras terbangnya Luhut ke Amerika untuk Jokowi. Kunjungan Jokowi ke Amerika
menimbulkan keretakan hubungan antara Menlu Retno Marsudi dan Luhut Panjaitan.
Menlu tak suka Luhut
sudah mempersiapkan kunjungan Presiden Jokowi pada Maret lalu. Padahal,
kunjungan presiden ke luar negeri jelas menjadi urusan di bawah Kementerian
Luar Negeri.
PostJurnalAktual.com
JurnalAktual.com adalah portal media independent, dan wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi di dunia maya.
