Pengertian, Pencipta, dan Sejarah Singkat WPAP

0


Jurnalaktual.com - Apa itu WPAP? Siapa yang tak kenal dengan karya seni satu ini, WPAP namanya. Pertama lihat karya seni ini Anda akan melihat suatu karya yang menggambarkan figur seseorang dengan warna-warni yang solid dan terpecah-pecah, namun hebatnya kita bisa menebak siapa dibalik tokoh itu.


Saat ini WPAP semakin marak dan populer di kalangan para pecinta design grafis. Bahkan banyak para designer yang menjadikan karya seni ini sebagai pekerjaan mereka.

Jika seni WPAP dipelajari dengan sungguh sungguh, telaten dan extra sabar dan terus meningkatkan kualitasnya serta menjaga agar tetap konsisten, bukan tidak mungkin akan menjadi karya WPAP yang istimewa dan mempunyai nilai jual tinggi.

Bagi para profesional design pasti sangat mudah membuat karya seni WPAP, namun untuk pemula pertama, kali mencoba tehnik WPAP pasti akan kesulitan, karena tingkat kesulitan tehnik ini cukup tinggi. Tapi bukan berarti tidak bisa membuatnya, hanya perlu waktu untuk mempelajarinya, asalkan sabar dan telaten.

Apa itu WPAP?

WPAP merupakan singkatan dari Wedha’s Pop Art Portrait yang diciptakan, dikembangkan dan dipopulerkan oleh Wedha Abdul Rasyid. Setiap karya seni pasti mempunyai ciri khas tertentu, seperti halnya seni WPAP ini, secara tehnik, WPAP mempunyai ciri khas dalam penggambaran object, dimana dalam WPAP Anda akan menemukan bidang berkotak-kotak dan setiap bidang mempunyai warna sendiri-sendiri. Walaupun warna-warni tetap saja tidak menghilangkan karakter objek atau model yang dibentuk/digambar.

Dalam WPAP Anda juga tak akan pernah melihat bidang-bidang lengkung. Walaupun gambar model berbentuk lengkung, saat digambar dengan tehnik WPAP, semua yang berbentuk lengkung akan diubah menjadi datar atau bidang kotak. Itulah keunikan WPAP yang saat ini semakin digandrungi para pecinta design.

Sejarah Singkat WPAP

Tidak seperti sekarang yang mana dalam pembuatan seni WPAP ini bisa dengan mudah dilakukan. Dulu tepatnya tahun 1990-1991 si pencipta WPAP yakni pak Wedha Abdul Rasyid ini sangat kesulitan mempraktekkan karya seni ciptaannya ini, karena tahu sendiri teknologi pada jaman itu seperti apa, tidak secanggih teknologi sekarang.


Saat usia 40 tahun pak wedha mulai memikirkan cara melukis wajah dengan cara yang lebih mudah, karena dia menganggap gambar sosok manusia realis itu sangat sulit dilukis atau digambar. Tingkat kesulitannya yang paling utama seperti sulit saat memilih dan mecampur warna. Buat pak wedha kemiripan warna kulit dan kehalusan goresan sangatlah berarti.

Sebelum terkenal dan dimudahkan dengan teknologi maju seperti sekarang ini, awal pembuatan karya seni WPAP ini melalui proses rumit dan panjang, sangatlah menyulitkan karena harus dibuat dengan manual. Seiring perkembangan teknologi, pak wedha mulai mudah mengembangkan karya ciptanya.
Dengan ketekunannya, Wedha Abdul Rasyid berhasil menciptakan karya seni yang diberi nama Wedha’s Pop Art Portrait atau WPAP.

Perkembangan WPAP

Awal mula karya seni pak Wedha ini bernama Foto Marak Berkotak. Tahap demi tahap pak wedha mengembangkan karya seninya yang luar biasa ini.


Karyanya juga selalu diperbarui dengan meningkatkan kualitas tehnik dan pewarnaan.


Untuk pewarnaan bidang tidak asal-asalan, ada panduan warna yang harus diperhatikan bagi pecinta seni WPAP.



Benar-benar eksekusi yang hebat, dibutuhkan analisa warna yang luar biasa cerdas sehingga warna yang beragam dengan perpaduan gelap terangnya masih tetap membentuk suatu objek yang menakjubkan.

Gimana, tertarik belajar WPAP? atau mungkin tertarik menciptakan suatu karya seni yang luar biasa?


Editor: Muhammad Hasrul

JurnalAktual.com adalah portal media independent, dan wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi di dunia maya.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *